Karapan Sapi adalah olahraga pacuan sapi yang berasal dari daerah Madura. Dalam
permainan ini, sepasang sapi lah yang „berolahraga‟ dengan m
enarik semacam kereta kayumelewati lintasan sepanjang 100 meter. Joki sapi atau penunggang sapi hanya perlu berdiri dikereta kayu dan mengendalikan laju sapi-sapinya agar tidak oleng. Tetapi jangan dikira menjadi joki karapan sapi itu pekerjaan yang mudah ya, karena tentu saja diperlukan latihan dankeahlian yang khusus. Keseriusan warga Madura dan pemerintah Indonesia dalammelestarikan karapan sapi tidak main-main.Karapan sapi kini telah menjadi sebuah ajang pesta rakyat yang mampu menyedot ribuanpengunjung dari dalam maupun luar negeri. Setiap akhir bulan September atau Oktober bahkandiadakan pertandingan karapan sapi terbesar yang memperebutkan Piala Bergilir Presiden.Sayangnya dibalik kemeriahan ini sering ditemukan pelanggaran para peserta yang kerapmemperlakukan sapi-sapinya dengan kejam agar bisa berlari dengan kencang. Kebiasaan initentu saja sangat melenceng dari nilai aslinya dan selayaknya patut ditindaklanjuti dengantegas oleh pihak penyelenggara.
4. Pencak Silat
Pencak Silat merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Indonesia yang sudahberkembang sejak jaman dahulu kala. Pencak silat berakar pada budaya Melayu dan telahdikenal luas di berbagai Negara seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Pencak silat diIndonesia tidak hanya satu macam saja. Banyak versi olahraga pencak silat yang berkembangsesuai dengan nilai budaya masyarakat setempat. Misalnya pencak silat aliran Cimande yangkonon bermula dari kisah seorang perempuan yang menyaksikan pertarungan antara harimaudengan kera, kemudian meniru gerakan kedua hewan tersebut. Ada pula silat atau silek yang berasal dari ranah Minang, yang diciptakan oleh Datuk Suri Dirajadari Pariangan Tanah Datar pada abad XI. Induk organisasi pencak silat di Indonesia saat iniadalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Ada pula organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat dari berbagai Negara yang bernama Persekutuan Pencak Silat AntaraBangsa (PERSILAT) yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia, dan BruneiDarussalam.
5. Pacu Jalur
Pacu Jalur adalah jenis olahraga perahu dayung tradisional yang berasal dari Riau. Perahupada perlombaan pacu jalur memiliki panjang sekitar 25-40 meter dengan awak perahusebanyak 40 sampai 60 orang. Pada awalnya pacu jalur diselenggarakan di kampong-kampungsepanjang Sungai Kuantan untuk memperingati hari besar Islam seperti Maulid NabiMuhammad SAW, Idul Fitri, atau tahun baru Muharam.
Kini acara pacu jalur sudah masuk ke dalam kalender pariwisata nasional, setiap tahun padatanggal 23-26 Agustus diadakan festival pacu jalur dalam rangkaian peringatan kemerdekaanIndonesia (17 Agustus-an). Pacu jalur biasanya diadakan di Sungai Batang Kuantan yang pada jaman dahulu kala merupakan simbol identitas sosial karena hanya datuk-datuk danbangsawan saja yang bertransportasi melalui jalur tersebut
6. Permainan Benteng
Adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing-masing terdiri dari 4 sampai dengan8 orang. Masing-masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang,batu atau pilar
sebagai „benteng‟. Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang danmengambil alih „benteng‟ lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawandan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan „menawan‟ seluruh
anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak
menjadi „penawan‟ dan yang „tertawan‟ ditentukan dari waktu terakhir saat si „penawan‟ atau„tertawan‟ menyentuh „benteng‟ mereka masing
-masing. Orang yang paling dekat waktunyaket
ika menyentuh benteng berhak menjadi „penawan‟ dan bisa mengejar dan menyentuh
anggota lawan untuk menjadikannya tawanan. Tawanan biasanya ditempatkan di sekitarbenteng musuh. Tawanan juga bisa dibebaskan bila rekannya dapat menyentuh dirinya. Dalampermainan ini, biasanya masing-masing anggota mempunyai tugas seperti penyerang, mata-mata, pengganggu, dan penjaga benteng. Permainan ini sangat membutuhkan kecepatanberlari dan juga kemampuan strategi yang handal.
7. Kasti
Kasti atau Gebokan merupakan sejenis olahraga bola. Permainan yang dilakukan 2 kelompokini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untukdisusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulanbola adalah kelompok yang memenangkan permainan. Pada awal permainan, ditentukandahulu kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar dengansuit. Kelompok yang menjadi penjaga harus segera menangkap bola secepatnya setelahtumpukan batu rubuh oleh kelompok yang dikejar. Apabila bola berhasil menyentuh lawan,maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu. Kerjasamaantaranggota kelompok sangat dibutuhkan seperti halnya olahraga softball atau baseball.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL
Pengaruh teknologi
Di masyarakat, olahraga tradisional lebih dikenal dengan permainan yang relatif sederhananamun memberikan manfaat luar biasa jika kita menelusuri makna dari permainan itu secara
mendalam. Namun sekarang ini keberadaannya mulai tergeser oleh permainan modern, sepertiPlayStation (PS) dan jenis permainan canggih lainnya. Setiap daerah mengenal permainantradisional dengan namanya masing-masing. Permainan ini dahulu sering dimainkan oleh anak-anak untuk mengisi hari-hari bermain mereka. Namun sekarang permainan tradisional mulaiditinggalkan terutama di kota-kota besar. Banyak hal yang menyebabkan permainan tradisionalmulai ditinggalkan, diantaranya adalah sebagai berikut
Kemajuan teknologi terutama dalam bidang permainan anak-anak
Masing masing negara di Dunia menginginkan negaranya menguasai teknologi sesuai denganperkembangan zaman. Namun disadari atau tidak kemajuan teknologi terutama dalam bidangpermainan anak-anak membuat tergesernya permainan tradisional. Dunia anak yang penuhdengan imajinasi ditransformasikan pada permainan modern semisal PlayStation. Bahkan duniainternet yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat kita ini dapat kita batasi agar tradisikitadapat kita lestarikan.
Adanya perdagangan bebas
Secara tidak langsung perdagangan bebas turut mengancam keberadaan permainan
tradisional, terutama di negara yang menjadi “pasar”. Banyak permainan anak dari negara lain
yang beredar dan terkesan mampu menghadirkan permainan yang lebih menarik dan membuatkita lupa akan permainan tradisional kita sendiri.
Kesimpulan
Banyak olahraga tradisional yang bahkan para pemerhati budaya yang tidak kenalatau tahu karna budaya yang ada diIndonesia sangat beragam, oleh karna itu sebagai pembacadiharapkan kita dapat memelihara bahkan mengembangkan keragaman budaya local ini dankita dapat memerhatikan dan membuat Negara lain memperhatikan Budaya asli Indonesiayang tersebar dari sabang sampai merauke. Disarankan agar masyarakat dapat memeliharakebudayaan ini dan pemerintah dapat memberi dukungan agar lebih merata ke seluruh penjurunegeri.
Komentar
Posting Komentar